PENGUATAN DAMPAK KEBIJAKAN PERCEPATAN DAN PERLUASAN DIGITALISASI DAERAH: STUDI EMPIRIS PROGRAM ELEKTRONIFIKASI KEUANGAN DAERAH
Wishnu Badrawani,
Indra Gunawan,
Mha Ridhwan,
Misbahol Yaqin,
Kris Ossy Novian,
Novi Maryaningsih,
Bayu Adi Gunawan,
Dinda Rahmania,
Muhamad D. Kusnadi,
Ridha Nur Huzaifah,
Darius Tirtosuharto,
Angsoka Yorintha P.,
Purwanto Worabay,
R. Dwi Tjahja K. W.,
Sitti Shafira Awaluddin,
Prayudhi Azwar,
Akmal Kurnia,
Wahyu A. Wibowo,
Devi Riyanti,
Yusi Yuliana,
Tsamara Luthfia Henviandin,
Purwanto and
Andy Saptono
Additional contact information
Wishnu Badrawani: Bank Indonesia
Indra Gunawan: Bank Indonesia
Mha Ridhwan: Bank Indonesia
Misbahol Yaqin: Bank Indonesia
Kris Ossy Novian: Bank Indonesia
Novi Maryaningsih: Bank Indonesia
Bayu Adi Gunawan: Bank Indonesia
Dinda Rahmania: Bank Indonesia
Muhamad D. Kusnadi: Bank Indonesia
Ridha Nur Huzaifah: Bank Indonesia
Darius Tirtosuharto: Bank Indonesia
Angsoka Yorintha P.: Bank Indonesia
Purwanto Worabay: Bank Indonesia
R. Dwi Tjahja K. W.: Bank Indonesia
Sitti Shafira Awaluddin: Bank Indonesia
Prayudhi Azwar: Bank Indonesia
Akmal Kurnia: Bank Indonesia
Wahyu A. Wibowo: Bank Indonesia
Devi Riyanti: Bank Indonesia
Yusi Yuliana: Bank Indonesia
Tsamara Luthfia Henviandin: Bank Indonesia
Purwanto: Bank Indonesia
Andy Saptono: Bank Indonesia
No WP/17/2025, Working Papers from Bank Indonesia
Abstract:
Digitalisasi transaksi pemerintah daerah melalui kebijakan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) menjadi salah satu instrumen utama dalam agenda penguatan kinerja fiskal daerah di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak implementasi ETPD terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta mengidentifikasi perbedaan pengaruhnya pada komponen pajak daerah dan retribusi daerah, baik secara nasional maupun antarwilayah. Dengan menggunakan data panel kabupaten/kota di Indonesia dan pendekatan Fixed Effect Model berbasis Least Squares Dummy Variable (FEM-LSDV), studi ini mengendalikan heterogenitas tidak teramati antar daerah dan dinamika waktu. Hasil estimasi menunjukkan bahwa peningkatan Indeks ETPD berpengaruh positif dan signifikan terhadap PAD secara nasional. Namun, ketika PAD didekomposisi, dampak ETPD terhadap retribusi daerah terbukti lebih kuat dan konsisten dibandingkan pajak daerah. Lebih lanjut hasil robustnest check menggunakan Fuzzy RDD menunjukkan bahwa daerah dengan perekonomian lebih tinggi (GDP per capita) memiliki probabilitas lebih besar untuk mengadopsi ETPD. Temuan ini menguatkan argumen bahwa digitalisasi dapat meningkatkan efisiensi fiskal daerah, khususnya dalam pendapatan daerah, yang dipengaruhi oleh kesiapan ekonomi dan kapasitas fiskal daerah. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa digitalisasi transaksi pemerintah daerah berperan penting dalam memperkuat kinerja fiskal daerah, terutama melalui optimalisasi retribusi, serta memberikan kontribusi empiris terhadap literatur digital government dan fiscal performance di tingkat pemerintah daerah.
Keywords: Indeks ETPD; PAD; Pajak Daerah; Retribusi (search for similar items in EconPapers)
JEL-codes: A11 B11 C11 D11 F11 (search for similar items in EconPapers)
Pages: 23 pages
Date: 2025
References: View references in EconPapers View complete reference list from CitEc
Citations:
Downloads: (external link)
https://publication-bi.org/repec/idn/wpaper/WP172025.pdf First version, 2025 (application/pdf)
Related works:
This item may be available elsewhere in EconPapers: Search for items with the same title.
Export reference: BibTeX
RIS (EndNote, ProCite, RefMan)
HTML/Text
Persistent link: https://EconPapers.repec.org/RePEc:idn:wpaper:wp172025
Access Statistics for this paper
More papers in Working Papers from Bank Indonesia Contact information at EDIRC.
Bibliographic data for series maintained by Shinta Fitrianti () and Jimmy Kathon ().