EconPapers    
Economics at your fingertips  
 

Metode Fenomenologi Aplikasi Pada Etrepeneurship

Jozef Raco

No 3ztdw, OSF Preprints from Center for Open Science

Abstract: Ilmu pengetahuan saat ini sudah diperkayaoleh berbagai metode penelitian, baik kuantitatif maupun kualitatif. Akan tetapi metode kuantitatif masih menjadi primadona dan metode kualitatif masih menjadi pilihan ke dua. Orang masih melihat empirisme dan objektifitas sebagai data-data kuantitatif dan dengan demikian menempatkan persepsi individu dan pengalaman hidup manusia sebagai subjektif dan bias. Dalam kaitannya dengan ilmu pengetahuan yang membahas tentang manusia, bahkan ilmu-ilmu sosial (social scierrces) meminjam metode ilmu pengetahuan alam (naturalsciences) untuk diterapkan pada pengalaman hidup manusia. Manusia dilihat sebagai objek yang terdiri dari fakta-fakta objektif. Dengan demikian makna pengalaman hidup manusia secara subjektif kurang diperhatikan bahkan diabaikan, padahal fenomena kesadaran manusia akan pengalaman hidupnya menjadi sumber ilmu pengetahuan yang sangat berarti dan diperlukan untuk semakin memahami secara komprehensif kompleksitas hidup manusia dan semua pengalaman yang terjadi dalam hidupnya. Mengabaikannya berarti membiarkan kekayaan sumber pengetahuan yang ada dalam diri subjek manusia, siapapun dia, tetap terpendam. Oleh karena itu, sudah saatnya para peneliti memanfaatkan Metode Fenomenologi untuk secara ilmiah menginterpretasikan pengalaman hidup manusia dan menangkap arti dan esensi dari pengalaman tersebut melalui metodenya yang khas yang disebut "bracketing" atau "epoche" yang diterangkan secara rinci dalam buku ini. Secara khusus dan istimewa Metode Fenornenohgi Aplikasi Pa& Entrepreneurship ini semakin dirasakan relevansinya untuk diaplikasikan pada kajian mengenai entrepreneurship. Saat ini begitu mendesak dan penting untuk mempelajari entrepreneurship lebih mendalam dari para entrepreneur itu sendiri. Pengalaman hidup mereka begitu berarti dan kaya serta menjadi sumber pengetahuan yang baru untuk menambah khazanah ke-entrepreneurship-an, menjawab permasalahan yang ada di bidang entrepreneurship dan mendidik serta menciptakan entrepreneurentrepreneur baru. Entrepreneurship pada dasarnya adalah suatu bidang ilmu yang dapat dipelajari, didalami, diajarkan, dikuasai, dan dipraktekkan oleh siapa saja. Sama halnya dengan leadership. Entrepreneurship bukannya sesuatu yang mistik dan hanya dimiliki dan dikuasai oleh kelompok atau jenis orang tertentu. Memang sudah banyak pendekatan dari berbagai macam bidang ilmu yang mencoba mempelajari entrepreneurship, karena hakikatnya yang multi-disipliner. Namun satu ha1 yang sangar penting dalam memahami hakikat entrepreneurship adalah fenomena yang harus dipahami dari dalam diri entrepreneur itu sendiri, yakni kehidupan dan pengalaman nyata yang dihidupinya (lived-experience). Padahal pendekatan positivistik dan kuantitatif sangat sulit dipakai untuk memahami dan mengaji fenomena pengalaman hidup yang muncul dalam kesadaran ini. Apalagi ilmu entrepreneurship masih merupakan pre-paradigmatic discipline. Teori-teori dalam entrepreneurship tetap berkembang, belum matang (immature) justru karena aspek subyetivitas entrepreneur itu sendiri. Teori dalam entrepreneurship belum merupakanfill-Jledged theory. Karena penekanan pada aspek pengalaman yang dihidupi oleh entrepreneur begitu penting untuk mempelajari entrepreneurship, maka metode Fenomenologi adalah metode yang sangat tepat. Sangat diharapkan bahwa metode ini semakin diminati. Semoga pembahasan kami dalam buku ini akan membantu para peneliti untuk mampu menguak kekayaan realitas hidup manusia, khususnya dunia entrepreneurship yang sangat dibutuhkan di abad 21 ini. Dalam penulisan buku ini, kami mendapat banyak masukan, kritik, dan saran dari banyak pihak. Semua masukan tersebut sangat bermanfaat. Masukan, kritikan, dan saran merupakan daya dorong penyelesaian buku ini. Kepada mereka semua, yang tidak dapat disebut satu persatu, kami ucapkan banyak terima kasih. Secara khusus kami menyampaikan terima kasih kepada para ilmuwan dan praktisi di bidang entrepreneurship yang memberikan Kata Pengantar dan Komentar pada buku ini. Kami menyampaikan terima kasih kepada: Bapak Hermawan Karrajaya. Beliau adalah Founder and CEO of MarkPlus Inc. Beliau juga dikenal sebagai One o f t h e j h Gurus who shaped thebture of Marketing (Chartered Instutite of Marketing United Kingdom). Bapak Hermawan banyak menulis buku yang terkait dengan Marketing. Prof. dr. Aris Pongtuluran, MPH, PhD., Ketua Program Studi MM UKRIDA Jakarta, Guru Besar dan dosen pda Universitas Negeri Jakarta. Prof. Dr. Ir. Roy Sembel, MBA., Direkrur Bursa Berjangka (lakarta Futures Exchange). Beliau adalah Guru Besar Ekonomi Keuangan dan mengajar di beberapa Universitas di Jakarta. Beliau adalah penulis buku " Be Art of Best Win".

Date: 2011-09-22
References: Add references at CitEc
Citations: Track citations by RSS feed

Downloads: (external link)
https://osf.io/download/5b4f371f6d4eb300106f119f/

Related works:
This item may be available elsewhere in EconPapers: Search for items with the same title.

Export reference: BibTeX RIS (EndNote, ProCite, RefMan) HTML/Text

Persistent link: https://EconPapers.repec.org/RePEc:osf:osfxxx:3ztdw

DOI: 10.31219/osf.io/3ztdw

Access Statistics for this paper

More papers in OSF Preprints from Center for Open Science
Bibliographic data for series maintained by OSF ().

 
Page updated 2020-01-27
Handle: RePEc:osf:osfxxx:3ztdw