EconPapers    
Economics at your fingertips  
 

Ancaman Beracun terhadap Sumber Daya Manusia Indonesia: Prevalensi dan Dampak Cat timbal di Rumah Indonesia

William Hutchins Seitz and Imam Setiawan

No 10962, Policy Research Working Paper Series from The World Bank

Abstract: Sekitar 27.000 penduduk Indonesia meninggal dikaibatkan oleh keracunan timbal pada 2019. Dimana tidak terdapatrnya peraturan yang meajibkan produk bebas timbal, seperti halnya di Indonesia, maka cat yang mengandung timbal adalah satu sumber keracunan yang umum. Tes timbal dalam cat interior yang dilakukan pada sampel rumah tangga yang representatif secara nasional pada Desember 2023 menemukan bahwa setidaknya 44,8 persen orang Indonesia tinggal di rumah dengan cat timbal, meningkat menjadi setidaknya 57,9 persen di antara mereka yang tinggal di rumah dengan cat interior apapun yang terlihat. Anak-anak Indonesia memiliki tingkat risiko yang lebih tinggi daripada orang dewasa, dengan sekitar 46 persen anak berusia lima tahun atau lebih muda—atau sekitar 10,2 juta anak-anak—tinggal di rumah dengan cat timbal. Cat dalam kondisi yang buruk (mengelupas parah) meningkatkan paparan timbal secara signifikan pada 14,1 persen anak-anak berusia lima tahun atau lebih muda, dimana 40 persen penduduk termiskin memiliki lebih dari dua kali kemungkinan untuk berada dalam rumah dengan konsidi cat yang buruk. Dengan menggunakan kalibrasi dari Model Biokinetik Penyerapan Paparan Terintegrasi untuk Timbal pada Anak (IEUBK), kami memperkirakan bahwa paparan terhadap cat timbal saja dapat mendorong 21 persen anak-anak berusia 0-5 tahun untuk memiliki kadar timbal dalam darah yang melebihi ambang batas aman atau diatas 5 μg/dL, setara dengan 55 persen dari total perkiraan kasus di antara anak-anak di Indonesia dalam basis data Global Burden of Disease. Paparan baru dari cat timbal terus menumpuk di lingkungan: tes yang dilakukan pada jenis cat paling populer di pasaran menemukan bahwa 77 persen mengandung tingkat timbal yang tidak aman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko keracunan dari cat timbal sangatlah tinggi dan tersebar luas di Indonesia, hal ini diperparah lagi dengan kondisi dimana rantai pasokan cat yang terkontaminasi timbal tetap dominan.

Date: 2024-11-01
New Economics Papers: this item is included in nep-sea
References: Add references at CitEc
Citations:

Downloads: (external link)
https://documents.worldbank.org/curated/en/0993533 ... e87-d666751c5f91.pdf (application/pdf)

Related works:
This item may be available elsewhere in EconPapers: Search for items with the same title.

Export reference: BibTeX RIS (EndNote, ProCite, RefMan) HTML/Text

Persistent link: https://EconPapers.repec.org/RePEc:wbk:wbrwps:10962

Access Statistics for this paper

More papers in Policy Research Working Paper Series from The World Bank 1818 H Street, N.W., Washington, DC 20433. Contact information at EDIRC.
Bibliographic data for series maintained by Roula I. Yazigi ().

 
Page updated 2025-03-25
Handle: RePEc:wbk:wbrwps:10962